7 Spesies Lumba-lumba Terbesar di Dunia

7 Spesies Lumba-lumba Terbesar di Dunia

MISTERI DUNIA LUAR – 7 Spesies Lumba-lumba Terbesar di Dunia. Lumba-lumba menjadi salah satu makhluk paling menarik di lautan. Memiliki sifat ramah dan kecerdasan yang luar biasa, mamalia ini telah memikat hati banyak orang di seluruh dunia.

Banyak jenis lumba-lumba yang berbeda ada di seluruh dunia. Ukuran lumba-lumba juga sangat beragam. Namun, tahukah kamu bahwa beberapa spesies lumba-lumba bisa tumbuh sebesar bus?

Ya, beberapa spesies lumba-lumba menjadi predator puncak di habitatnya karena memiliki ukuran yang sangat besar. Saking besarnya, mudah baginya untuk memakan ikan, anjing laut, hiu, bahkan sesama lumba-lumba. Yuk, kita bahas apa saja spesies lumba-lumba terbesar di dunia!

1. Orca

Orca juga dikenal sebagai paus pembunuh. Terlepas dari namanya, orca bukanlah paus, melainkan lumba-lumba. Orca adalah spesies lumba-lumba terbesar yang ukurannya bisa setara paus.

Dijelaskan GVI Planet, orca bisa tumbuh hingga panjang 9 m dan berat hingga 6 ton. Ciri paling menonjol dari spesies lumba-lumba ini adalah corak hitam putih yang khas dan kepala bulat dengan sirip punggung yang menonjol.

Orca ditemukan di perairan di seluruh dunia. Mereka merupakan predator puncak dan memakan berbagai macam hewan laut, termasuk ikan, cumi-cumi, dan sesama lumba-lumba.

2. Lumba-lumba hidung botol

Lumba-lumba hidung botol adalah spesies lumba-lumba terbesar lainnya dan mungkin yang paling terkenal. Spesies ini ditemukan di perairan hangat dan beriklim sedang di seluruh dunia dan dapat tumbuh hingga panjang 4 m dan berat hingga 635 kg.

Lumba-lumba hidung botol sangat cerdas dan ramah. Mereka sering kali melompat keluar dari air dan menaiki perahu yang terombang-ambing.

Menurut GVI Planet, lumba-lumba hidung botol dapat ditemukan di perairan tropis di berbagai belahan dunia. Kendati penyebarannya luas, lumba-lumba hidung botol menghadapi sejumlah ancaman, termasuk polusi, hilangnya habitat, dan tertangkapnya jaring ikan secara tidak sengaja. Mereka juga terkadang diburu untuk diambil daging dan minyaknya.

3. Paus pilot bersirip panjang

Paus pilot bersirip panjang adalah lumba-lumba yang terkenal dengan sirip dada yang sangat panjang dan sifat sosialnya. Dijelaskan A-Z Animals, paus pilot berburu dengan cara berkelompok yang biasanya terdiri dari 20-150 ekor ekor.

Lumba-lumba ini biasanya memakan cumi-cumi dan makarel dan akan bermigrasi tergantung ketersediaan makanan. Paus pilot bersirip panjang kadang-kadang akan menerobos dan terdampar di tepi laut perairan dingin Atlantik Utara dan belahan bumi Selatan.

Paus pilot sirip panjang betina biasanya dapat hidup hingga usia 60 tahun, sedangkan paus jantan mencapai usia 35-40 tahun. Lumba-lumba ini dapat tumbuh hingga sepanjang 7,6 m  dan berat mencapai 2,3 ton.

4. Paus pilot sirip pendek

Paus pilot sirip pendek tinggal di perairan tropis dan beriklim sedang di Hawaii dan pantai barat daya Tenerife serta perairan hangat Samudra Atlantik. Meskipun disebut paus, tapi mamalia ini sebenarnya adalah lumba-lumba.

Paus pilot sirip pendek hidup secara berkelompok yang dipimpin oleh betina, dikutip dari A-Z Animals. Sama seperti saudaranya, paus pilot sirip pendek betina biasanya hidup hingga usia 60 tahun dan jantan hingga 40 tahun. Paus pilot sirip pendek dapat tumbuh hingga panjang maksimum 7,3 m dan berat hingga 3 ton.

5. Paus pembunuh palsu

Paus pembunuh palsu disebut demikian karena sekilas mereka tampak seperti paus pembunuh atau orca. Sama seperti orca, paus pembunuh palsu juga masuk dalam anggota keluarga lumba-lumba.

Paus pembunuh palsu memiliki tubuh berwarna abu-abu gelap, dengan sirip dada menjalar dari tenggorokan hingga ke perut. Mamalia ini berukuran sangat besar dan langsing, di mana pejantan sedikit lebih besar daripada betina.

Diterangkan National Oceanic and Atmospheric Administration, betina dapat tumbuh mencapai panjang 5 m, sedangkan jantan panjangnya mencapai 6 m. Paus pembunuh palsu dewasa dapat memiliki berat hingga 1,4 ton.

6. Lumba-lumba Risso

Lumba-lumba Risso dapat ditemukan di seluruh samudra di berbagai belahan dunia. Ciri paling menonjol dari lumba-lumba ini adalah kulitnya yang berwarna abu-abu dan memiliki banyak bekas luka.

Dijelaskan Feri.org, spesies ini lebih menyukai perairan lepas pantai yang lebih dalam. Mereka tidak hanya aktif di permukaan laut, tetapi juga merupakan penyelam ulung. Mereka memiliki kemampuan menyelam hingga kedalaman 30 m dan menahan napas selama 30 menit di bawah air. Mereka dapat tumbuh sepanjang 4 m dan seberat 500 kg.

7. Lumba-lumba paruh putih

Lumba-lumba ini dinamakan demikian karena memiliki ujung paruh berwarna putih. Diterangkan A-Z Animals, lumba-lumba subarktik ini biasa terlihat di Samudera Atlantik hingga ke utara sampai laut putih, lepas pantai Norwegia, dan berenang di Laut Baltik.

Lumba-lumba ini memiliki tubuh gempal dengan kulit berwarna abu-abu hingga hitam. Mereka termasuk salah satu spesies lumba-lumba terbesar yang dapat tumbuh hingga panjang maksimal 3,1 m dan berat sekitar 350 kg.

Baik berukuran besar maupun kecil, banyak spesies lumba-lumba berada dalam ancaman. Alasannya, populasi mereka terus menurun akibat perburuan liar, penangkapan ikan besar-besaran, dan polusi air yang merusak ekosistem. Dengan menjaga kebersihan laut dan tidak melakukan perburuan liar, kamu telah membantu mendukung kelestarian lumba-lumba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *